Ketika Sejarah Hanya Akan Menjadi Masa Lalu Semata

Saya membaca sebuah cerpen karya Dee yang sangat indah berjudul Surat Yang Tak Pernah Sampai. Dalam cerita pendek tersebut ada sebuah kalimat yang abstrak, namun mudah dicerna, yaitu "sejarah seperti awan yang tampak padat berisi tapi ketika disentuh menjadi embun yang rapuh." Kalimat Dee tersebut menceritakan jika sejarah sangat rawan untuk diputarbalikan atau diubah, karena sejarah tergantung kepada data, fakta dan ingatan. Sudah beragam contoh sejarah yang kemudian diralat setelah ditemukan bukti yang baru. 

Derbi i Barceloni; Permusuhan yang Tidak Kunjung Padam

Ah, iya. Pertandingan antara FC Barcelona kontra RCD Espanyol membuat saya harus berfikir ulang jika pertemuan keduanya lebih seru dibanding el clasico. Saya selalu mencoba menempatkan pemikiran tersebut di otak saya, entah bagaimana caranya. Beragam alasan seketika muncul jika membayangkan pertemuan kedua klub asal kota Barcelona ini, dan disaat yang sama, saya membandingkan dua laga berbeda namun serupa, derbi i Barceloni dan el clasico. 

115 Tahun Ideologi FC Barcelona

Tanggal 29 November ini menjadi momen yang membahagiakan bagi seluruh fans FC Barcelona di seluruh dunia. Bagaimana tidak, klub kebanggaan asal kota Barcelona tersebut sudah berusia 115 tahun. Sebuah perjalanan yang sangat panjang dan melelahkan, namun menimbulkan rasa antusiasme yang berkelanjutan di setiap laga. Sebuah sensasi yang tidak bisa dibayarkan dengan gepokan uang atau digambarkan dengan kata-kata.

Messi; Leyenda del Barca!

Entah kenapa, saya selalu percaya jika suatu hal akan datang pada saat yang tepat. Seberapa besar usaha yang dikeluarkan, jika memang belum saatnya ya tidak akan terjadi. Momen yang tepat tersebut, biasanya datang disaat yang indah. Seakan menjadi puncak dari segala harapan dan usaha. Sebuah titik klimaks. 

Media Massa Spanyol Dan Keberpihakannya Kepada Klub Sepakbola

Kala sedang menikmati perlombaan update di timeline Twitter, saya melihat sebuah tweet mengenai keberpihakan media massa di Spanyol. Menurut artikel @csi_wulan, media massa olahraga di Spanyol memiliki kubu klub yang wajib untuk dibela. Seakan ada intrik dan misi penyebaran dogma siapa yang benar dan siapa yang salah dalam membela klub La Liga. 

Mau Dibawa Kemana Arah La Liga?

Lagi pusing menterjemahkan bahasa Jerman ke bahasa Indonesia untuk bahan buku selanjutnya, eh dapat kabar jika Javier Tebas akan melarang FC Barcelona dan RCD Espanyol bermain di La Liga andai Katalunya merdeka nanti. Menurut presiden LFP ini, hal tersebut adalah aturan yang harus ditepati.